Apa jadinya jika tubuh tidak
memiliki tulang? Pastinya tubuh tidak bisa berdiri dengan kokoh.
Tulang-belulang berguna untuk menyanggah serta menggerakkan tubuh. Tidak
hanya itu, tulang juga bisa melindungi organ dalam, menyimpan kalsium,
menahan otot, serta memproduksi sel darah.
Untuk mengetahui apa saja tulang yang ada di di dalam tubuh, berikut ini penjelasan mengenai anatomi tulang manusia dari ujung kepala hingga ujung kaki.
Jika dipegang, tulang memang terasa keras, namun tulang tidak dibentuk oleh bahan-bahan yang padat. Sebagian besar, tulang diisi oleh kandungan mineral matriks. Kandungan ini terdiri dari gabungan bahan komposit, yaitu mineral kalsium fosfat dan kolagen. Kandungan ini kemudian mengeras. Selain itu tulang mengandung pembuluh darah, sumsum, epitelium, saraf, dan sel-sel lainnya. Berikut ini adalah anatomi tulang pada tubuh manusia.
Untuk mengetahui apa saja tulang yang ada di di dalam tubuh, berikut ini penjelasan mengenai anatomi tulang manusia dari ujung kepala hingga ujung kaki.
Jika dipegang, tulang memang terasa keras, namun tulang tidak dibentuk oleh bahan-bahan yang padat. Sebagian besar, tulang diisi oleh kandungan mineral matriks. Kandungan ini terdiri dari gabungan bahan komposit, yaitu mineral kalsium fosfat dan kolagen. Kandungan ini kemudian mengeras. Selain itu tulang mengandung pembuluh darah, sumsum, epitelium, saraf, dan sel-sel lainnya. Berikut ini adalah anatomi tulang pada tubuh manusia.
Tulang pada kepala.
Struktur tulang pada bagian ini kerap disebut tulang tengkorak.
Fungsinya melindungi organ penting pada tubuh, yaitu otak. Selain
melindungi otak, tulang-belulang pada kepala ini juga membentuk wajah
Anda. Kondisi tengkorak manusia saat masih bayi berbeda ketika sudah
tumbuh dewasa. Ketika dilahirkan, kondisi tulang-belulang pada tengkorak
belum menyatu guna memudahkan bayi melewati jalan lahir. Namun seiring
bertambahnya usia, celah antar tulang akan disatukan.
Tulang pada tubuh.
Anda bisa memiliki tubuh tegak karena ditopang oleh tulang belakang.
Tulang ini menyanggah bagian leher hingga bokong. Berkat tulang ini,
Anda bisa menggerakkan tubuh. Tidak hanya itu, tulang ini juga bisa
melindungi saraf tulang belakang Anda. Pada tubuh manusia, tulang
belakang terdiri dari 33 ruas tulang yang terbagi menjadi 5 bagian.
Bagian-bagian
tersebut, antara lain 7 ruas tulang leher, 12 ruas tulang punggung, 5
ruas tulang pinggang, 5 ruas tulang kelangkang yang menjadi satu, dan 4
ruas tulang ekor yang juga menjadi satu.
Pada
tubuh juga terdapat tulang rusuk atau tulang iga. Bentuk tulang ini
seperti sangkar. Berterimakasihlah pada bentuknya karena sangkar ini
bisa melindungi jantung, hati, dan paru-paru Anda. Jumlah tulang rusuk
manusia, baik pria maupun wanita, adalah 24 atau lebih tepatnya 12
pasang.
Tulang pada tangan.
Tulang-tulang pada tangan terdapat pada lengan, pergelangan tangan,
telapak tangan, dan jari. Tulang pada lengan Anda, tepatnya di atas
siku, bernama humerus. Lalu di bawah siku terdapat dua tulang, yaitu
radius dan ulna. Masing-masing berbentuk lebar pada bagian ujung dan
tipis pada bagian tengah. Hal ini untuk memberikan kekuatan ketika
bertemu tulang lain.
Sisanya berada
pada pergelangan tangan, telapak tangan, dan jari. Jika ditotal, satu
sisi tangan memiliki 27 tulang yang berfungsi menggerakkan tangan Anda.
Bisa
dibilang bahwa anatomi tulang pada tangan sangat rumit karena tangan
dipenuhi oleh tulang-tulang kecil, terutama pada bagian pergelangan
tangan, telapak tangan, dan jari. Jika hanya terdiri dari tulang besar,
maka Anda akan kesulitan meliukkan jemari Anda.
Tulang pada kaki.
Kaki memiliki struktur tulang fleksibel yang memungkinkan Anda untuk
berdiri tegak dan bergerak-gerak, seperti berlari, berjalan, atau
melompat.
Tulang pada kaki sangat
besar dan kuat guna menopang bobot tubuh. Tulang pada kaki dimulai dari
panggul hingga lutut. Tulang tersebut dinamakan tulang paha atau femur.
Ini adalah tulang terbesar yang ada di tubuh manusia. Tulang paha ini
menempel pada tulang panggul.
Lalu
pada lutut terdapat tulang berbentuk segitiga yang bernama tempurung.
Tempurung berguna melindungi sendi lutut. Kemudian di bawahnya, tepatnya
pada bagian betis, terdapat tulang tibia dan fibula. Kedua tulang ini
berbentuk pipih di bagian tengah dan melebar di bagian ujung.
Pada
bagian pergelangan kaki terdapat tulang talus. Tulang ini melekat pada
tulang betis dan membentuk pergelangan kaki. Lalu di bawahnya terdapat
tulang tumit. Tulang tumit kemudian tersambung dengan 6 tulang kecil
lainnya.
Pada bagian telapak kaki
terdapat lima tulang panjang yang menghubungkan ke jari-jari kaki. Tiap
jari memiliki tiga tulang kecil, kecuali jempol kaki hanya dua tulang.
Jika ditotal, satu kaki dan pergelangan kaki memiliki 26 tulang.
Jaga Kesehatan Tulang Anda
Makin bertambah usia Anda, maka makin tinggi risiko terkena osteoporosis. Osteoporosis adalah kondisi ketika tulang menjadi lemah dan rapuh. Namun selagi masih muda, Anda bisa mencegah osteoporosis. Berikut ini adalah beberapa tipsnya.- Penuhi kebutuhan kalsium. Makanan yang mengandung kalsium bisa menjaga kepadatan tulang. Anda bisa mendapatkan zat ini dengan mengonsumsi susu, tahu, tempe, brokoli, kacang merah, kacang almond, atau ikan sarden. Bagi Anda yang berusia 19-50 tahun disarankan untuk mengonsumsi kalsium sebanyak 1000 mg per hari. Dosis ditingkatkan 200 mg jika berusia lebih dari 50 tahun (untuk wanita) atau lebih dari 70 tahun (untuk pria). Jika Anda tidak yakin mengenai berapa takaran makanan yang bisa mencukupi asupan kalsium harian, konsultasikan hal ini kepada dokter.
- Tulang butuh vitamin D. Asupan kalsium tidak akan diserap oleh tulang jika Anda tidak memasukkan vitamin D untuk tubuh. Perbanyak konsumsi makanan yang kaya akan vitamin D, seperti hati sapi, kuning telur, tahu, tempe, susu kedelai, jamur, atau ikan lele. Selain dari makanan, sumber terbesar vitamin D adalah sinar matahari. Jadi jangan takut terkena sinar matahari. Biarkan hangatnya sinar matahari pagi menyentuh kulit Anda.
- Ubah gaya hidup. Jika Anda perokok atau peminum, ada baiknya Anda membiasakan diri untuk berhenti dari kebiasaan itu. Menurut penelitian, merokok dan minuman beralkohol bisa melemahkan komposisi tulang. Selain itu banyak manfaat positif lainnya yang bisa didapatkan jika Anda berhenti merokok dan berhenti mengonsumsi minuman beralkohol.
- Rutin berolahraga. Olahraga memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah membuat tulang kuat. Kegiatan fisik sederhana yang bisa menguatkan tulang bisa berupa berlari ringan, berjalan santai, atau naik-turun tangga.

